Sekecil Apapun Dukungan Untuk Ibu Menyusui Sangat Berarti

Menyambut Pekan ASI Sedunia 2019, dengan mengambil tema Empower Parents Enable Breastfeeding yang menekankan pentingnya melengkapi orang tua khususnya para ibu untuk dapat memberikan ASI ekslusif kepada setiap anak untuk kelanjutan masa depannya.

Selama masa kehamilan dan menyusui, para ibu mengalami perubahan dan tantangan fisik serta psikologis karena itu mereka membutuhkan dukungan dari lingkungan sosialnya dan juga nutrisi yang tepat.

Salah satu faktor penting yang memengaruhi kesehatan ibu selama dan setelah kehamilan adalah kurangnya dukungan sosial.

Dr. dr. Ali Sungkar SpOG menjelaskan, “Pentingnya sistem pendukung sosial yang sehat selama masa kehamilan dan menyusui tak boleh diremehkan. Partisipasi sosial dapat memberikan dukungan emosional yang berperan dalam mengurangi dampak stres kehidupan dan tantangan sehari-hari para ibu.”

Saat dukungan selama menyusui diberikan secara aktif kepada ibu maka durasi dan ekslusivitas pemberian ASI akan meningkat.

 

Pentingnya Menyusui

World Health Organization (WHO) merekomendasikan supaya bayi dapat menerima ASI ekslusif selama 6 bulan dan setelahnya bayi dapat menerima ASI dan makanan tambahan lainnya sampai ia berusia 2 tahun agar mendapatkan nutrisi terbaik untuk perkembangan otak dan tubuhnya.

Apabila bayi kurang mendapatkan ASI maka akan beresiko mudah terserang infeksi, memiliki berat badan berlebih serta rentan pada gangguan diabetes.

Menyusui sendiri tidak hanya bermanfaat untuk bayi tetapi juga untuk sang ibu karena dapat mengurangi potensi terkena kanker payudara dan diabetes.

 

Dukungan Keluarga dan Rekan di Kantor

Saat seorang ibu menyusui ia membutuhkan dukungan utama dari sang suami dan keluarga terdekatnya serta rekan-rekan maupun atasan di kantor.

Dukungan yang diberikan pada ibu menyusui bisa berbentuk apa saja, berupa pujian, semangat, informasi bermanfaat tentang menyusui, waktu yang cukup untuk memompa ASI di kantor, segelas air atau nutrisi untuk menunjang produksi ASI sang ibu. Semua dukungan kecil ini sangat diperlukan oleh seorang ibu yang sedang menyusui termasuk memberikan rasa nyaman dan aman saat si ibu menyusui di tempat umum.

Penting diperhatikan bahwa dukungan yang diberikan itu harus ditawarkan secara aktif dan rutin saat berhadapan dengan si ibu menyusui agar lebih efektif.

Suami misalnya dapat mendukung dengan menciptakan suasana yang positif dan menyenangkan saat ibu menyusui misalnya dengan mencari tempat yang menyediakan ruang laktasi, memberikan bantal yang membuat ibu bisa duduk dalam posisi yang nyaman, memijat kaki si ibu. Hal-hal kecil ini sangat berarti bagi ibu.

 

Kendala yang dihadapi Ibu Menyusui

Di saat awal menyusui seorang ibu menghadapi berbagai kendala seperti produksi ASI yang tidak lancar, bayi tidak berhasil menyusui, payudara ibu bengkak dan masalah lainnya. Semua ini berpotensi membuat ibu menjadi stres karena itu semangat dan dorongan dari suami dan keluarga inti (family support system) maupun bidan yang menemani proses laktasi sangat dibutuhkan.

Dengan pemahaman dan pengetahuan yang cukup tentang menyusui serta kebutuhan ibu saat menyusui, para ayah dapat memberikan dukungan yang tepat.

 

Nutrisi tepat dari Anmum Lacta

Untuk setiap Mum yang saat ini sedang dalam tahap menyusui bayinya jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan asupan nutrisi Mum dan si Kecil dengan minum Anmum Lacta dua gelas per hari. Jalani proses menyusui dengan hati bahagia dan semangat. Happy breastfeeding, Mum.