Kadang kita sendiri cemas, apakah lingkungan sudah aman bagi Si Kecil untuk bebas beraktifitas. Kita tidak berbicara mengenai kuman dan bakteri, karena kadang-kadang mikroba ini pun diperlukan bagi tubuh untuk membentuk antibodi. Lalu apakah yang dapat membuat si kecil terancam bahaya?
1. Lantai
Benda-benda yang kadang luput dari pandangan kita adalah klip kertas, tali tirai yang menyapu ke lantai. Serpihan kayu yang bisa menusuk kulit atau kabel listrik yang agak gundul. Keadaan seperti itulah yang dapat membahayakan si kecil untuk bermain-main di lantai.
2. Pagar pengaman pada tangga
Pagar ini berfungsi untuk menahan Si Kecil agar tidak menaiki tangga dan membahayakan dirinya sendiri. Sayangnya, ada beberapa jenis tangga pengaman yang dapat dengan mudah diterobos Si Kecil. Seyogyanya Bunda memilih pagar pengaman yang dipasang pada dinding agar lebih kuat.
3. Daerah teras
Bagian luar rumah memberikan banyak bahaya lagi bagi Si Kecil, ada taman yang kadang diberikan bebatuan, kolam, atau bahkan kolam renang. Untuk mencegah Si Kecil ’kabur’ ke daerah tersebut, taman perlu dibatasi pagar untuk menjaga keselamatan si kecil.
4. Area Dapur
Pegangan dari masakan yang baru selesai di masak, hendaknya menghadap ke luar sehingga tidak dapat dijangkau Si Kecil yang berakibat luka bakar tersiram masakan yang baru saja matang.
5. Si Meong
Bulu binatang, patut diwaspadai membahayakan Si Kecil karena dapat menimbulkan alergi. Kucing senang sekali bermain di luar, lalu masuk rumah dengan kotoran berbahaya yang menempel di bulunya, nah, hal inilah yang menimbulkan alergi pada Si Kecil.
6. Ujung Meja
Ujung meja atau benda-benda lain dapat mengakibatkan memar pada orang dewasa ketika terbentur dan bahaya serius pada balita. Si Kecil cenderung punya kebiasaan gerakan ’menubruk’ yaitu bergerak maju secara mendadak karena belum menguasai keseimbangan, jika ujung meja ’tertubruk’, bisa saja bukan hanya memar yang ditimbulkan, tapi luka robek pun memungkinkan. Maka itu selalu lindungi siku-siku ’berbahaya’ peralatan rumah dengan karet.