Bayi yang baru lahir mungkin terlihat belum siap untuk belajar dan bermain, namun demikian semua inderanya telah bekerja dan sudah bisa menerima sensasi, suara, stimulasi visual dan mengenali suasana dunia di sekelilingnya. Karena Anda adalah dunianya, ajari mereka untuk merasa aman dan dicintai: penuhi dengan senyuman, suara yang lemah lembut serta sentuhan dan pelukan yang hangat.
Apa yang dipelajari bayi saya?
Wajah orangtuanya adalah ’mainan’ pertama dan paling mengagumkan untuk bayi yang baru dilahirkan. Bayi sangat senang memandang wajah Anda dan wajah Andalah segala hiburan yang dibutuhkannya saat itu. Berikan limpahan senyuman dan ajaklah ia bicara agar ia terbiasa dengan suara Anda.
Asal tahu saja, bayi sangat ingin tahu dengan suara yang didengarnya, tapi tidak ada yang lebih ingin ia ketahui selain suara orangtuanya. Ia akan cepat belajar untuk mengasosiasikan suara Anda dengan kebutuhannya; makan, kehangatan dan sentuhan. Ia akan mendengarkan dengan seksama ketika Anda berbicara dengannya. Bila Anda memperlihatkan antusiasme pada suara yang ia buat, ia akan belajar bahwa Anda ingin ia belajar mengeskpresikan dirinya.
Melalui interaksi ini, Anda juga akan belajar mengenali kapan bayi siap untuk belajar dan bermain, dan kapan waktu yang tepat untuk meninggalkannya sendiri. Sebab bayi Anda juga butuh untuk ’berhenti’ sejenak agar tidak menjadi over stimulasi.
Apa yang harus saya lakukan?
Bayi yang baru dilahirkan menyukai perhatian. Berbicara dengannya, membacakan cerita, menimang, menggendong dan menciumnya merupakan cara yang tepat untuk membangun ikatan dan saling mengenal.
Bayi baru bahkan sangat senang mendengarkan musik dan senang bila dibacakan cerita. Bahkan, sebagian bayi sebenarnya mengingat lagu-lagu dan cerita yang sering mereka dengar ketika masih di dalam kandungan! Walaupun lagu atau cerita yang ia dengar tidak familiar baginya, ia tetap akan merasa senang.
Berikan bayi mainan sederhana namun dapat merangsang pengelihatan, pendengaran dan indera perabanya. Mainan itu misalnya cermin anti pecah, mainan bayi/kerincingan, atau mainan bercorak. Pilih mainan dengan warna-warna yang mencolok dan kontras; corak merah-hitam akan cocok untuk bayi yang baru lahir.
Penglihatan bayi yang baru lahir belum berkembang dengan baik oleh karena itu warna yang kontras akan membantunya untuk fokus dan menjaga minatnya. Meskipun demikian, jangan terlalu berlebihan, berikan bayi Anda satu mainan dalam satu waktu. Terlalu banyak mainan justru akan membuat bayi terlalu banyak mendapat stimulasi dan merasa bingung.
Bermain di masa ini berbeda dengan ’bermain’ di usia kanak; di saat ini bermain untuk bayi-bayi adalah bagaimana belajar mengenal dunianya. Berikut adalah beberapa cara bermain yang dapat Anda lakukan dengan bayi, namun tetaplah sesuaikan dengan kondisi Anda!
Menari. Pasang musik yang cukup nge-beat. Gendong bayi dan dekatkan wajahnya ke wajah Anda. Dengan lembut ayunkan/timang bayi mengikuti alunan musik tersebut. Jangan sungkan untuk bernyanyi di hdapannya.
Permainan Nama. Sebutkan nama anggota tubuhnya.Mainkan permainan sederhana, misalnya menyebut kedua kakinya lalu berpindah ke kedua tangannya.
Gelitik. Pangku dan gelitik anak anda dengan pola yang berbeda, misalnya pendek-pendek, panjang-pendek.
Baca juga: Perkembangan berbahasa anak